PENGERINGAN KACANG TANAH MENGGUNAKAN BOLA LAMPU PIJAR

Authors

  • Jemmy J.S. Dethan Universitas Kristen Artha Wacana
  • Fredrik J Haba Bunga Universitas Kristen Artha Wacana

Keywords:

kacang, lampu, pengeringan, pijar,

Abstract

Suatu penelitian yang bertujuan untuk mengetahui pengaruh jumlah bola lampu pijar pada alat pengering elektrik dalam proses pengeringan kacang tanah. Penelitian ini telah dilaksanakan di laboratorium Keteknikan Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Kristen Artha Wacana Kupang Pada bulan Mei 2016 sampai selesai. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK). Perlakuan yang diuji adalah : A. 6 buah bola lampu, B. 5 buah bola lampu, C. 4 buah bola lampu,  D. 3 buah bola lampu, E.2 buah bola lampu. Pengelompokan diatur berdasarkan susunan rak dalam ruang pengering. Rak dalam ruang pengering ada 4 buah. Rak 1 terletak pada bagian atas alat pengering, berturut turut sampai rak ke 4 di bagian bawah alat pengering. Data yang diperoleh akan dianalisis menggunakan sidik ragam (ANOVA) untuk mengetahui pengaruh perlakuan yang akan dicobakan dan dilanjutkan dengan uji jarak berganda Duncan untuk mengetahui  perbedaan diantara perlakuan yang diuji (Steel, & Torrie, 1991). Pengamatan dilakukan terhadap suhu rata-rata, laju pengeringan, perubahan kadar air, perubahan berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan A (6 bola lampu) menghasilkan rata-rata suhu tertinggi 82,9oC, rata-rata laju pengeringan tertinggi 10,42 gr uap air/jam, rata-rata kadar air akhir terendah 8,57% dan berat akhir bahan terendah 437,5 gr. Perlakuan E (2 bola lampu), menghasilkan rata-rata suhu terendah 61,0 oC, rata-rata laju pengeringan terendah 4,79 gr/jam, rata-rata kadar air akhir tertinggi 9,60 (%) dan berat akhir bahan tertinggi 442,5 gr.

 

Published

2022-06-11